PERSISJABAR.OR.ID – PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung kembali membuka Program Taujihatul Mubalighat (TM) Marhalah Tsalitsah Angkatan 5 dengan pertemuan perdana pada Ahad (16/11/2025) di Gedung Lantai 3 PD PERSIS Kabupaten Bandung, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga Januari.
Program yang merupakan turunan dari PP Pemudi PERSIS ini dirancang untuk membentuk kader mubalighat yang memiliki wawasan keislaman yang luas, keterampilan dasar berdakwah, serta pemahaman kejam’iyyahan yang kuat.

“Selain itu, TM juga merupakan upaya pengaderan dalam rangka mencetak mubalighah di kalangan anggota Pemudi PERSIS yang mampu melahirkan kader dakwah siap terjun ke masyarakat dalam berbagai situasi dan kondisi,” ujar Pipik Ropikoh, Wakil Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung, dalam sambutan pembukaan TM.
Pendaftaran peserta yang berlangsung pada 11–14 November 2025 disambut antusias oleh berbagai Pimpinan Cabang. Sebanyak 13 peserta lulusan Marhalah Tsaniyah dari enam PC se-Kabupaten Bandung resmi terdaftar sebagai peserta angkatan kelima.
Materi pembelajaran merujuk pada silabus resmi PP Pemudi PERSIS, meliputi Akhlak, Tahsin, Bahasa Arab, Seni Budaya, Tafsir Maudhu‘i, Ulumul Qur’an, Ulumul Hadits, Sirah Mujahidah, dan Praktikum Dakwah. Selain itu, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung menambahkan mata pelajaran Bahasa Sunda sebagai muatan lokal untuk memperkuat kemampuan dakwah yang kontekstual dan dekat dengan masyarakat Jawa Barat.
Guna menjaga kualitas TM, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten, yakni Ustadzah Siti Khodijah, Ustadzah Cindy Apriliani, S.Hum., Ustadz Hendra Herdiana, Ustadzah Nita Qonitiah Hifdziatul Fitri, M.Pd. serta Ustadz Adi Tahir Nugraha, M.Ag.
Amilah Qisthie selaku Mudiroh TM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya program. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bidgar Pendidikan dan para Ketua PC se-Kabupaten Bandung. Berkat antusiasme dan dukungan mereka, TM Marhalah Tsalitsah ini dapat kembali diselenggarakan di PD,” ungkapnya.
Selain itu, Amilah berharap seluruh level jenjang dapat mengikuti TM, khususnya para tasykil yang menjadi teladan dan pendorong semangat bagi para anggotanya.
“Jangan takut ikut TM karena takut terpilih menjadi mubalighat. Tapi ikutilah TM untuk mengambil hak anggota semua selama berpemudi di Pemudi PERSIS,” pesannya.
Sementara itu, Pipik Ropikoh menekankan pentingnya peran lulusan TM. “Lulusan TM harus mampu memberikan uswah hasanah dan menyeru kepada kebaikan sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Ali Imran ayat 104,” pesannya.
Dengan terselenggaranya program ini, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung optimis dapat terus melahirkan generasi mubalighat yang berkompeten dan berperan aktif dalam membangun dakwah jam’iyyah di masa mendatang.
Reporter:
Vina Rosalina
(Bidgar Kominfo PD Pemudi PERSIS Kab. Bandung)

