PERSISJABAR.OR.ID – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) menetapkan sepuluh rekomendasi hasil Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) IV yang digelar di Yogyakarta, 29 November – 1 Desember 2025 yang menjadi arahan bagi struktur organisasi dan umat.
10 rekomendasi tersebut di antaranya, Pertama, PP Persis menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lain. Organisasi menginstruksikan kepada seluruh struktur jamiyah untuk menggalang bantuan kemanusiaan secara terpadu guna membantu meringankan beban para penyintas bencana.
Kedua, Persis mendesak pemerintah mengambil langkah tegas terhadap perusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana, termasuk illegal logging, pembabatan hutan, penyalahgunaan perizinan, dan penambangan liar.
Ketiga, Persis mengimbau seluruh pejabat pemerintah di semua tingkatan untuk mengutamakan empati dan keberpihakan kepada rakyat, serta meninggalkan gaya hidup hedonis dan pamer kekayaan. Sikap moral ini dianggap penting sebagai teladan bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi sosial yang tertekan oleh berbagai bencana.
Keempat, Persis mengapresiasi program pemerataan kesejahteraan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, distribusi lahan sitaan, dan penyediaan kapal bagi nelayan.
Kelima, PP Persis menyambut baik pembentukan Kementerian Haji dan Umrah dan mendorong pengelolaan dana serta penyelenggaraan haji yang profesional, transparan, dan sesuai syariah.
Keenam, Persis memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas sikap tegas mendukung Palestina di forum internasional. Pemerintah diminta tetap konsisten menolak normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel hingga terwujud kemerdekaan penuh Palestina.
Ketujuh, Pemerintah didorong untuk mempersiapkan pengiriman TNI dalam misi perdamaian ke Palestina apabila prosedur internasional telah terpenuhi.
Kedelapan, Persis menyerukan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk memperkuat solidaritas dan mengambil langkah nyata menghentikan genosida Israel, serta berperan aktif menyelesaikan konflik di Yaman, Sudan, Libya, dan Suriah.
Kesembilan, Persis mendorong semua pihak bekerja sama membangun sistem pendidikan berbasis adab dan karakter, memperkuat ketahanan keluarga, serta menciptakan lingkungan sekolah dan kampus yang religius dan berakhlak.
Kesepuluh, Persis mengajak seluruh keluarga besar Jamiyah dan umat Islam Indonesia untuk memperkuat amar makruf nahi munkar, menjaga ukhuwah Islamiyah, menjauhi perpecahan, dan menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

