PERSISJABAR.OR.ID – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Jawa Barat secara resmi meluncurkan program Ngagupay sebagai langkah strategis untuk memperkuat kaderisasi dan memperluas basis perjuangan dakwah. Program ini mengusung semangat sederhana namun berdampak besar yakni satu anggota mengajak satu anggota baru untuk bergabung dan berjuang bersama Persatuan Islam.
Kegiatan launching dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada Kamis pagi 14 Mei 2026 dan diikuti oleh unsur pimpinan, jamaah, serta para kader jam’iyyah dari Persis dan Otonom berbagai daerah se Jawa Barat.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ibu Ulfa Najiya Hanifa, M.Pd., dilanjutkan sambutan Bidgar Sumber Daya Insani Jam’iyyah PW Persis Jawa Barat, Ust. H. Farhahd, M.Pd.
Puncak kegiatan diisi dengan sambutan, arahan, sekaligus launching resmi program oleh Ketua PW Persis Jawa Barat, KH. Iman Setiawan Latief SH, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa keberlangsungan dakwah sangat bergantung pada kesungguhan kader dalam menyiapkan generasi penerus.
“Kualitas kader harus terus ditingkatkan, namun kuantitas juga tidak boleh diabaikan. Dakwah membutuhkan banyak tangan, banyak hati, dan banyak jiwa yang siap berjuang.”
Beliau juga mengingatkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan.” (QS. Ali ‘Imran: 104)
Program Ngagupay ini diharapkan menjadi gerakan kolektif seluruh anggota Persatuan Islam untuk aktif mengajak keluarga, sahabat, dan masyarakat agar mengenal perjuangan Persatuan Islam yang berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Setelah peluncuran, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai alur pengisian data anggota baru yang disampaikan oleh Ibu Fitri Nurjanah, S.Ag. dan Ibu Ulfa Najiya Hanifa, M.Pd. Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Melalui gerakan ini, PW Persis Jawa Barat mengajak seluruh anggota untuk menjadikan dakwah sebagai tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan dan kesungguhan, diharapkan lahir generasi penerus yang sehat hatinya, kokoh relasinya, dan lurus orientasinya dalam menegakkan agama Allah.

