PERSISJABAR.OR.ID — Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Istri (PW Persistri) Jawa Barat menggelar workshop penguatan kapasitas organisasi pada Kamis, 14 Mei 2026, di BBPPMPV BMTI, Kota Cimahi. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Persistri dalam Mewujudkan Jamiyyah Berkualitas, Keluarga Tangguh, Lingkungan Lestari, dan Ekonomi Mandiri.”
Sebanyak 180 peserta dari perwakilan Persistri di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat hadir dalam kegiatan tersebut. Workshop ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi gerakan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jam’iyyah, khususnya dalam pembangunan pendidikan anak usia dini, ketahanan keluarga, hingga penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Peserta mengikuti rangkaian pembelajaran partisipatif melalui metode GERAK (Gali Potensi, Eksplorasi, Refleksi, Aktualisasi, dan Karya Nyata).

Ketua PW Persistri Jawa Barat, Ai Nurjannah yang juga sebagai keynote speaker menyampaikan pentingnya spirit harakiyah dalam mendorong perubahan. Dalam paparannya bertajuk “Spirit Harakiyah: Mengubah yang Biasa Jadi Luar Biasa,” ia mengajak peserta untuk terus bergerak, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Persistri memegang peran strategis dalam membangun keluarga tangguh, memperkuat kualitas jam’iyyah, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong kemandirian ekonomi umat.
“Perubahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PW Persistri Jawa Barat, Ida Siti Faridah, menyoroti pentingnya mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang selaras dengan program pemerintah sebagai wujud kontribusi warga negara.

Dalam sesi lanjutan, peserta dibagi ke dalam empat kelompok bidang garapan. Bidang Maliyah menghadirkan Ketua BUMJ PP Persis, Fajar Sulaiman, yang membahas strategi ekonomi jam’iyyah. Bidang PAUD fokus pada penyusunan inovasi kurikulum khas Persis bersama Euis Susilawati dan Ida Siti Faridah.

Adapun bidang Ketahanan Keluarga menghadirkan Yayan Ermayanti dan Nurlela dengan materi pembangunan keluarga tangguh. Sementara bidang KKLH mengangkat tema gerakan hidup sehat bersama Ummu Hany Rosmayani serta Eneng Widaningsih, termasuk pembahasan kesehatan hingga usia lanjut.
Melalui workshop ini, PW Persistri Jawa Barat berharap dapat memperkuat sinergi antaranggota sekaligus menumbuhkan kolaborasi dalam menjalankan program di daerah masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menghadirkan Persistri sebagai organisasi perempuan Islam yang aktif, progresif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Penulis: Ummu Hany

