PERSISJABAR.OR.ID — Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jawa Barat melatih lebih dari 1.000 santri dalam kegiatan Manasik Haji dan Umrah Akbar di Plaza Al-Qosbah, kawasan Masjid Al-Jabbar, Jawa Barat, Ahad, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda Persis menghadapi masa tunggu keberangkatan haji yang panjang.
Para peserta merupakan santri Persis dari berbagai pesantren di Jawa Barat. Mereka mengikuti simulasi rangkaian ibadah haji dan umrah dengan bimbingan pembimbing haji profesional yang dikerahkan PW Persis Jawa Barat.
Peserta dibagi ke dalam 10 kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri atas sekitar 100 santri. Pembagian tersebut dilakukan untuk memudahkan proses pembimbingan dan praktik manasik.
Selain memberikan pelatihan manasik, PW Persis Jawa Barat menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam program persiapan finansial haji. Kerja sama tersebut ditandai dengan peluncuran program Persis Berhaji pada sesi pembukaan kegiatan.
Ketua PW Persis Jawa Barat, KH Iman Setiawan Latief, mengatakan program tersebut diharapkan mendorong para santri mulai mempersiapkan biaya ibadah haji sejak dini melalui tabungan haji.
“Kita harapkan para peserta dapat melanjutkan mengisi tabungan tersebut hingga mampu mem-booking porsi haji,” katanya seusai acara.
Program Persis Berhaji juga akan disosialisasikan kepada warga Persatuan Islam yang memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah haji. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga Persis untuk mempersiapkan keberangkatan haji, baik dari sisi pemahaman ibadah maupun finansial.
Ketua panitia Manasik Haji dan Umrah Akbar, Dr. Asep Supriadi, mengatakan kegiatan tersebut akan dikembangkan menjadi program unggulan Bidang Bimbingan Haji dan Umrah (Bimhajum) PW Persis Jawa Barat.
Ia mengatakan pelaksanaan manasik tahun ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan kegiatan serupa dengan cakupan peserta yang lebih luas pada tahun-tahun berikutnya.

