PERSISJABAR.OR.ID — Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Jawa Barat atau PW Persis Jabar bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar seminar bertajuk “Pesantren Go Digital” di Kantor BSI Area Bandung Kota, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan ini membahas pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengelolaan dan eksistensi pesantren.
Seminar mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Pesantren di Era Digital melalui Pemanfaatan Bewize by BSI, Media Sosial, dan AI (Artificial Intelligence)”. Kegiatan tersebut diikuti para pengelola dan insan pesantren untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Sejumlah narasumber hadir dalam seminar tersebut. Mereka antara lain RCEO BSI Jawa Barat Fitria Ekayani, ISE Manager BSI Jawa Barat Invamila Dewi, Content Creator Indibiz Telkom Jawa Barat Rizky Arie Prima, Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Jawa Barat KH. Iman Setiawan Latief, serta Bidang Pendidikan PW Persis Jabar H. Bubun Farhabun, S.Pd.I.
Materi seminar mencakup strategi pengelolaan keuangan pesantren melalui Bewize by BSI, pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan eksistensi pesantren, serta penggunaan kecerdasan buatan untuk mendukung branding dan penyampaian informasi.

Pemanfaatan teknologi, menurut penyelenggara, tidak hanya diarahkan untuk mengikuti perkembangan zaman. Teknologi digital dan kecerdasan buatan diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi pesantren dalam mengembangkan kelembagaan, membangun komunikasi publik, memperkuat branding, hingga mendukung aktivitas dakwah.
Melalui kegiatan ini, pesantren didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengelola dan memanfaatkannya secara strategis sesuai kebutuhan lembaga. Adaptasi digital diharapkan dapat memperluas jangkauan pesantren sekaligus memperkuat perannya di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.

