PERSISJABAR.OR.ID — Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswi Persatuan Islam (PW Himi Persis) Jawa Barat melaksanakan reaktivasi Pimpinan Daerah (PD) Himi Persis Majalengka pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah K.H. A. Masum Nawawi ini menjadi bagian dari upaya PW Himi Persis Jawa Barat untuk menghidupkan kembali aktivitas organisasi di Majalengka setelah lebih dari satu dekade vakum.
Rangkaian reaktivasi diawali dengan Kaderisasi Anggota Baru Himi Persis (KABAH) bagi kader PD Himi Persis Majalengka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah (Musda) III sebagai forum untuk memilih kepemimpinan baru sekaligus menentukan arah gerak organisasi ke depan.

Ketua PW Himi Persis Jawa Barat, Siti Resa Mutoharoh, hadir bersama Sekretaris PW Himi Persis Jawa Barat, Nuriah Siti Khofifah, serta Elmyra Ananda dari Tim Instruktur Nasional. Kehadiran jajaran wilayah tersebut menjadi bagian dari pendampingan proses kaderisasi dan penguatan kembali organisasi di tingkat daerah.
Melalui Musda III, Luthfi Fahala Nurul Falah terpilih sebagai Ketua PD Himi Persis Majalengka. Terpilihnya kepemimpinan baru ini menjadi langkah awal untuk melanjutkan kembali aktivitas organisasi, menghimpun kader, serta membangun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di Majalengka.

Ketua PW Himi Persis Jawa Barat, Siti Resa Mutoharoh, berharap reaktivasi ini menjadi momentum bagi kader Himi Persis Majalengka untuk kembali menghidupkan semangat berorganisasi setelah sekian lama vakum.
“Setelah lebih dari satu dekade vakum, kami berharap Himi Persis Majalengka bisa kembali aktif dan terus berkembang. Reaktivasi ini menjadi langkah awal untuk membangun kaderisasi, memperkuat solidaritas antarkader, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap ketua dan jajaran pengurus yang baru dapat menjaga keberlangsungan organisasi melalui kegiatan yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan kader dalam setiap proses organisasi menjadi bagian penting agar aktivitas Himi Persis Majalengka dapat terus berjalan.
Bagi PW Himi Persis Jawa Barat, reaktivasi ini menjadi bagian dari upaya merawat keberlanjutan organisasi dan memperluas ruang kaderisasi di tingkat daerah. Dukungan terhadap kepengurusan baru diharapkan dapat mendorong kader untuk kembali aktif, mengembangkan kapasitas diri, serta mengambil peran dalam kehidupan kemahasiswaan dan masyarakat.
Harapannya, setelah lebih dari satu dekade vakum, PD Himi Persis Majalengka dapat kembali menjalankan roda organisasi secara konsisten. Melalui kaderisasi, pendampingan, dan kerja bersama pengurus serta anggota, PW Himi Persis Jawa Barat pun berharap keberadaan Himi Persis di Majalengka dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi umat.

