PERSISJABAR.OR.ID – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Istri (PW Persistri) Jawa Barat melakukan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat pada Senin, 5 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi dan kolaborasi dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.
Rombongan PW Persistri Jawa Barat dipimpin Ketua PW Persistri Jawa Barat, Hj. Ai Nurjannah, M.Ag. Ia didampingi Wakil Ketua III Juju Jubaedah, Wakil Sekretaris III Insania Zakiyah, S.Pd., Kepala Bidang Hubanlog Imas Karyamah, M.Pd., serta jajaran tasykil lainnya, yakni Hj. Dewi Arifiyanti, S.Si., Hj. Rohimah, dan Ummu Hany Rosmayani.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., M.H.Kes., bersama jajaran pimpinan DP3AKB Provinsi Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Ai Nurjannah memaparkan sejumlah program PW Persistri Jawa Barat, meliputi bidang dakwah, KKLH, dan ketahanan keluarga. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII PW Persistri Jawa Barat serta mengundang Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat untuk hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, dr. Siska Gerfianti memaparkan sejumlah program unggulan DP3AKB Jawa Barat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan keluarga. Program-program tersebut antara lain Sekolah Perempuan Jawa Barat (Sekoper Jabar), Jabar Cekas, Stopan Jabar, Motekar, Teladan KB, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas perempuan, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta mendukung terciptanya keluarga yang tangguh.
Dalam kesempatan itu, dr. Siska juga mengajak PW Persistri Jawa Barat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kapasitas perempuan di Jawa Barat. Menurutnya, perempuan perlu memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
PENULIS: Ummu Hany

