PERSISJABAR.OR.ID — Pimpinan Wilayah (PW) Persistri Jawa Barat melaksanakan Training Kader Pimpinan (TKP) X pada Jumat–Sabtu, 21–22 Agustus 2026, bertepatan dengan 8–9 Rabiulawal 1448 H. Kegiatan yang berlangsung di Gedung BBPMP Kampus Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tersebut mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan Hebat dan Berkarakter.”
Ketua Pelaksana TKP X, Lala Solihatin, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 124 peserta yang berasal dari sejumlah Pimpinan Daerah (PD) Persistri di Jawa Barat. Peserta terdiri atas PD Persistri Kabupaten Bandung Barat sebanyak 32 orang, Kabupaten Purwakarta 24 orang, Kabupaten Bandung 21 orang, Kota Tasikmalaya 20 orang, Kota Bandung 13 orang, Kabupaten Ciamis 6 orang, Kabupaten Sumedang 5 orang, dan Kota Cimahi 3 orang.

Menurutnya, TKP merupakan salah satu bentuk pembinaan bagi anggota dan kader pimpinan Persistri untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mencetak kader yang memiliki kompetensi dan karakter sebagai calon pemimpin.
“TKP merupakan salah satu bentuk pembinaan untuk anggota Persistri atau kader-kader pimpinan agar memiliki kemampuan memimpin. TKP juga menjadi sarana untuk menciptakan dan mencetak kader-kader pimpinan yang hebat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, TKP X memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mengembangkan dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan peserta, membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan seorang pemimpin, serta menyiapkan calon pemimpin yang hebat dan berkarakter.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian BBPMP Jawa Barat, Mardi Wibowo, S.S., M.Ap. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan TKP X. Ia juga memperkenalkan sejumlah program yang tersedia di BBPMP, termasuk Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dapat menjadi model pembelajaran bagi lingkungan Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua PW Persistri Jawa Barat, Hj. Ai Nurjanah, M.Ag., menuturkan bahwa TKP bukan hanya kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan untuk membentuk pribadi yang tangguh, jujur, bertanggung jawab, dan siap menerima amanah kepemimpinan.
“Minimal kita mampu memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, TKP merupakan bagian dari pembinaan tarqiyah yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan levelisasi kader. Karena itu, ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan secara utuh dan sungguh-sungguh.
Secara kuantitatif, peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan. Sementara secara kualitatif, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan loyalitas peserta terhadap nizham jamiyah.

Ketua PW Persistri Jabar menambahkan, output utama kegiatan TKP secara umum mencakup perubahan sikap, kemampuan berpikir kritis, serta peningkatan keterampilan dalam bidang kepemimpinan dan manajerial.
TKP merupakan salah satu program kerja Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Binbang SDM) PW Persistri Jawa Barat. Bidang tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan individu, tetapi juga menyiapkan kader yang berilmu, berakhlak, kompeten, memiliki loyalitas, dan siap mengemban amanah dakwah.
“Kader yang baik bukan hanya kader yang mampu memimpin, tetapi juga kader yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin berikutnya,” tegas Ai.
Ia mengajak seluruh kader untuk membangun kepemimpinan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman; tidak hanya terampil dalam bekerja, tetapi ikhlas dalam mengabdi; serta tidak hanya mampu menjalankan amanah, tetapi juga mampu melahirkan kader penerus perjuangan.
“Kader hari ini adalah pemimpin masa depan. Pemimpin yang baik lahir dari proses pembinaan yang baik. Dan Persistri yang kuat akan lahir dari kader-kader yang mau belajar, mau bertumbuh, dan mau mengabdi,” ujarnya.
Pelaksanaan TKP X diharapkan menjadi momentum penguatan kapasitas kader Persistri Jawa Barat sehingga mampu menjalankan amanah organisasi dan dakwah dengan lebih baik. Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus meningkatkan kualitas diri serta memajukan Persistri Jawa Barat.
Persistri Jawa Barat maju bersama, bersama kita bisa, insyaallah.
Kontributor: Lala Solihatin

